Beda Kucing Persia dan Anggora Paling Lengkap!

Beda Kucing Persia dan Anggora – Apakah kamu tahu beda kucing persia dan anggora? Bedanya kucing pesia dengan kucing anggora bisa kamu tahu kalau kamu mengetahui masing-masing ciri khusus yang dimiliki oelh masing-masing kucing. Berikut ini infonya :

Sumber ini dari artikel : Perbedaan Kucing Anggora dan Persia oleh KucingPedia. Kunjungi website tersebut untuk info lebih lengkap tentang kucing.

Tanda-tanda kucing Persia

1. Berdasar pada macam warna bulu, kucing persia terdiri jadi 7 grup yakni : solid color, silver and golden division, shaded and smoke division, tabby division, particolor division, bicolor division serta himalayan division.

2. Kepala kucing persia besar serta bulat, hidungnya pesek serta lebar dengan celah pembatas yang pasti dengan mata.

3. Rahangnya kuat serta lebar dengan pipi didukung tulang pipi yang menonjol.

4. Bila diliat dari samping, sisi dahi hidung serta dagu berupa garis tegak lurus.

5. Telinga kucing persia berbuntut bulat dengan sisi basic melebar. Telinga barusan juga tidaklah terlalu tinggi serta miring kedepan.

6. Matanya yang buka berupa bulat serta lebar.

7. Warna mata umumnya terkait dengan warna bulu.

8. Dadanya lebar serta membulat dengan sisi punggung sedikit membulat.

9. Ukuran serta tempat perut sisi belakang membulat serta olebih rendah.

10. Kakinya pendek, tidak tipis serta kuat karna didukung tulang yang memiliki ukuran besar.

11. Kaki depan serta kaki belakang lurus apabila diliat dari belakang.

12. Cakarnya besar, bulat serta kuat.

13. Ada lima jari dikaki depan serta empat jari di kaki belakang.

14. Bulu-bulunya yang panjang serta tidak tipis mengkilap, menutupi semua tubuhnya.

15. Ekornya berbulu tidak tipis, lurus serta panjang sesuai sama pembagian tubuhnya.

Tanda-tanda kucing Anggora

1. Kucing angora berhidung mancung serta terlihat manis.

2. Kucing angora di kenal jadi kucing yang cerdas karna mempunyai sifat keingin tahuan.

3. Memiliki ukuran tubuh tengah dengan badan relatif besar, panjang serta langsing.

4. Kaki serta ekornya panjang.

5. Ekornya berbulu tidak tipis serta mengembang seperti ekor musang.

6. Keseluruhnya kepala berupa seperti segitiga, dengan telinga lebar danmenunjuk.

7. Matanya besar berupa kacang almond.

8. Warna bulunya berbagai macam seperti : putih, hitam, coklat, tricolor/blangtelon putih, hitam, kuning kecoklatan, kuning, kemerahan serta yang lain

Diatas merupakan informasi beda kucing persia dan anggora yang semoga membantu kamu.

5 Penyebab Kucing Cacingan yang Tidak Kita Sadari!

Aacity.net – Sebelum kita mengetahui ciri-ciri kucing cacingan dan alternatif pengobatannya. Di sisi lain kita juga harus faham apa sebab dari si kucing bisa mengalami cacingan. hal ini berguna biar kita bisa mengantisipasi agar kedepannya kucing tidak lagi cacingan.

Dan, kita lebh memperhatikan lagi kesehatan, kebersihan, kualitas makanan yang kita berikan, dan lainnya.

Penyebab kucing cacingan secara umum

Penyebab Kucing Cacingan. via : munch.zone

Berikut ini adalah beberapa penyebab kucing cacingan yang umumnya terjadi. Simak baik-baik ya.

  • Penyebab nomor wahid cacingan pada si kucing adalah karena infeksi cacing pita. Cacing tersebut bisa berasal dari larva atau telur cacing pita yang ada pada kutu lalu termakan oleh kucing. Telur tersebut akan menetas saat dalam usus kucing menjadi cacing pita dewasa.
  • Cacing pita bisa juga berasal dari daging mentah yang dimakan kucing. Baik daging mentah, ayam mentah, ikan mentah, atau bangkai yang terdapat telur cacing pita.
  • Hati-hati saat si kucing mencakar atau menjilati dirinya sendiri, saat tersebut bisa jadi telur cacing pita akan menyebar melalui luka cakaran atau melalui mulut kucing.
  • Tempat tidur kucing yang kotor bisa menyebabkan berkembang biaknya cacing pita dan telur tersebut akan mudah menginfeksi si kucing
  • Induk kucing yang mengalami cacingan berpotensi menularkannya pada anak-anak kucing yang disusuinya

Dari poin-poin tersebut jelas terlihat kalau telur cacing pita bisa berkembang biak karena baik tubuh kucing atau pun lingkungannya kurang bersih.

Lalu, kualitas makanan juga mempengaruhi, jadi jangan memberi si kucing makanan sembarangannyaa. Rajin-rajinlah memandikan si kucing agar tidak ada kutu-kutu yang bisa menyebabkan cacingan. Sebelum kelimpungan melihat tanda kucing cacingan, lebih baik kalau kita mencegahnya terjadi bukan?

Yuhu, itulah pembahasan kita mengenai penyebab kucing cacingan lengkap dengan cara perawatan dan penyebabnya. Semoga bermanfaat yaa buddies dan kita semakin sadar akan kebersihan kucing dan semakin memperhatikan kesehatannya tentunya.

Oh iyaa, tambahan nih ya, kal pengobatan cacingan yang kita lakukan gak nunjukin perubahan setelah satu bulan, kita harus segera menemukan dokter.

Inget kan pedoman jika sakit berlanjut hubungi dokter? Yupss itu bener banget. Semoga kucing-kucing kesayangan kita tetep sehat wal afiat yaa.