10 Cara Jitu Menghilangkan Komedo Putih

Komedo putih merupakan salah satu jenis jerawat yang memiliki ukuran kecil dengan warna putih. Salah satu faktor yang menyebabkan munculnya komedo putih adalah karena sisa makeup yang masuk ke pori-pori dan masih banyak faktor lainnya. Untuk menghilangkannya, Anda membutuhkan cara menghilangkan komedo putih yang ampuh.

Cara Menghilangkan Komedo Putih

mengatasi komedo
mengatasi komedo

 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan komedo putih membandel. Mulai dari cara ala dokter, cara yang alami bahkan dengan menggunakan alat khusus. Dan berikut akan diulas mengenai cara menghilangkan komedo putih yang mudah sebagai bahan rujukan Anda.

1. Menggunakan Es Batu

Langkah pertama yang bisa dijadikan pilihan adalah dengan memakai es batu. Kemampuan es batu dalam mengecilkan pori-pori memang sangat besar. Caranya juga terbilang sangat mudah, cukup dengan membungkus es batu dengan memakai kain bersih. Sesudah itu, tempelkan es batu tersebut untuk bagian-bagian wajah yang terkena komedo dan diamkan selama sekitar 10 menit.

2. Menggunakan Kulit Jeruk

Kandungan yang terdapat di dalam kulit jeruk juga ampuh untuk mengatasi komedo putih pada wajah. Cara menggunakannya adalah dengan menghancurkan kulit jeruk sampai benar-benar halus. Kemudian campurkan tumbukan halus tersebut dengan gula pasir. Jika sudah, usapkan campuran kulit jeruk pada wajah, diamkan dan terakhir bilas memakai air yang bersih.

3. Menggunakan Pala Bubuk

Berikutnya adalah menghilangkan komedo putih memakai pala bubuk. Selain membantu menghilangkan komedo, pala bubuk juga ampuh untuk menghilangkan bekas jerawat pada wajah. Caranya adalah dengan mencampurkan pala bubuk dengan jeruk nipis beserta madu. Kemudian oleskan sebagai masker wajah dan diamkan sampai kering. Terakhir, bilas wajah Anda.

4. Menggunakan Bawang Putih

Ternyata, bawah putih juga dapat dijadikan sebagai cara menghilangkan komedo putih pada wajah secara alami. Cara untuk mengaplikasikannya untuk mengatasi komedo putih adalah dengan menghaluskan bawang putih terlebih dahulu. Kemudian oleskan pada bagian wajah yang terdapat komedo putih. Kemudian biarkan selama sekitar 10 menit dan bisa memakai air bersih.

5. Menggunakan Mentimun

Berikutnya adalah menggunakan mentimun untuk menghilangkan komedo putih. Sebelum mengaplikasikan mentimun pada wajah, dinginkan dengan es batu atau masukkan freezer terlebih dahulu. Kemudian potong mentimun yang sudah dingin tersebut dengan tipis-tipis. Jika sudah, letakkan pada wajah dan diamkan selama kurang lebih 15 menit lalu bilas.

6. Menggunakan Tomat

Selain mentimun, tomat juga sangat ampuh untuk menghilangkan komedo putih. Caranya cukup dengan menghancurkan tomat sampai benar-benar halus. Sesudah itu, tambahkan madu pada tomat yang telah dihancurkan tadi. Langkah berikutnya adalah dengan mengoleskan campuran tersebut pada wajah dan diamkan sampai mengering kemudian bilas memakai air bersih.

7. Menggunakan Air Beras

Selanjutnya adalah menggunakan air beras. Caranya adalah dengan menyimpan air hasil cucian beras pada mangkuk. Usahakan air cucian yang pertama. Sesudah itu, diamkan air berasnya sampai tepungnya mengendap. Jika sudah, tepung beras tersebut dioleskan pada wajah dan diamkan sampai mengering. Kemudian bilas dengan memakai air yang bersih dan keringkan.

Komedo putih akan berdampak buruk pada kulit wajah jika tidak diatasi. Oleh karena itu, beberapa cara menghilangkan komedo putih di atas bisa dijadikan pilihan yang mudah dan praktis. Namun, sebelum menggunakan berbagai bahan di atas, pastikan wajah Anda dalam keadaan bersih dan terhindar dari kotoran. Dengan demikian, hasilnya juga akan semakin maksimal dan wajah menjadi sangat cerah.

 

temukan tips bermanfaat lain nya di : www.blog.navis.co.id

Posted on

Panyakit yang dapat menyebabkan Hematuria

Hematuria adalah Suatu kondisi dimana terdapat darah di dalam urin. Biasanya urin akan berubah warna menjadi kemerahan atau pun kecoklatan.

Penyakit Hematuria
Penyakit Hematuria

Darah yang ada di dalam urin umumnya berasal dari sistem saluran kantong kemih, seperti: kandung kemih (tempat penyimpanan urin), uretra (saluran dari kantong kemih menuju keluar tubuh tempat urin keluar), ureter (saluran dari ginjal menuju kandung kemih), dan ginjal (penyaring darah).

Penyakit ini biasanya datang dikarenakan adanya penyakit lain atau efek samping dari obat yang sedang dikonsumsi dari penyakit yang di derita.

Gejala yang ditimbulkan hematuria tergantung pada sakit yang pasien alami, bisa terjadi peningkatan atau penurunan frekuensi urin, sakit pada perut bagian bawah, dan urin yang berubah warna menjadi kecoklatan atau kemerahan, karena adanya sel darah merah yang ikut keluar bersama dengan keluarnya urin.

Penyebab Penyakit Hematuria dan Cara Mengatasinya

Panyakit yang dapat menyebabkan Hematuria yaitu infeksi pada saluran kemih dimana bakteri memasuki tubuh melalui uretra yang berkembang biak dalam kandung kemih, terjadinya infeksi ginjal, adanya batu ginjal, terjadinya pembengkakan kelenjar prostat.

Adanya kanker prostat, kanker ginjal, dan penyebab lainnya atau karena efek dari obat-obatan anti kanker seperti: cyclophosphamide dan penicillin dan atau karena obat antikoagulan seperti aspirin dan heparin.

Anda harus berusaha untuk terhindar dari penyakit yang dapat menimbulkan Hematuria. Dengan melakukan beberapa pencegahan atau melakukan konsultasi terjadwal pada dokter, agar anda terhindar dari berbagai macam penyakit, dan mulailah untuk hidup sehat.

Untuk Upaya pencegahan anda dapat melakukannya sesuai dengan penyakit yang mendatangkan Hematuria itu sendiri. Untuk Infeksi Saluran Kemih: minumlah air putih dalam jumlah yang mencukupi, jangan menahan saat ingin kencing,

Bersihkan vagina dengan arah dari depan kebelakang untuk wanita, untuk penyakit batu ginjal : minumlah air putih secukupnya, kurangi mengkonsumsi makanan yang tinggi akan garam, protein, dan oksalat

Sedangkan untuk Kanker kandung kemih jauhi diri dari kegiatan merokok, hindari paparan secara langsung  dengan bahan kimia, dan untuk kanker ginjal: hindari kegiatan merokok juga, jaga berat badan, makan makanan yang bergizi, olahraga dengan teratur, kurangi paparan langsung dengan bahan kimia.

Faktor peningkat risiko terjadinya Hematuria yaitu adanya infeksi pada saluran air kencing, faktor usia, faktor keturunan, efek dari pengobatan tertentu, jenis kelamin (lebih sering terjadi pada wanita), olahraga yang berlebih.

Segera periksakan diri pada dokter saat mengalami Hematuria agar anda bisa mengetahui sejak dini apa penyebab terjadinya adanya erosit di dalam urin.

Umumnya saat pemeriksaan dokter akan melakukan tes urin, tes darah, dan kefungsian ginjal untuk tubuh.  Untuk menangani penyakit yang satu ini biasanya dokter akan lebih fokus pada penyakit yang menimbulkan Hematuria muncul.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya anda bisa kunjungi http://cegahkankerserviks.org/. yang akan membicarakan secara detail mengenai Hematuria.

Posted on

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Posted on